Website Resmi
Desa Kemasan
Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan - Jawa Tengah
Administrator | 09 Januari 2026 | 280 Kali dibuka
Artikel
Administrator
09 Januari 2026
280 Kali dibuka
Sejarah Desa Kemasan
Pada abad ke-19, hampir seluruh masyarakat Desa Kemasan menggantungkan hidupnya sebagai pengrajin emas. Keahlian ini menjadikan desa tersebut dikenal luas hingga menarik perhatian masyarakat dari berbagai wilayah di Pekalongan yang datang khusus untuk memesan perhiasan emas. Pada masa itu, emas merupakan barang bernilai tinggi yang umumnya hanya dimiliki oleh kalangan bangsawan dan pejabat kolonial Belanda. Kelompok inilah yang kerap memesan beragam perhiasan bernilai seni tinggi, seperti kalung, gelang, dan cincin, kepada para pengrajin di Desa Kemasan. Keahlian dalam mengolah emas tersebut diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, sehingga membentuk tradisi kerajinan yang kuat dan berakar dalam kehidupan masyarakat desa. Seiring berjalannya waktu dan perubahan kondisi sosial ekonomi, sebagian besar pengrajin emas memilih merantau ke kota-kota besar, seperti Jakarta, untuk mencari peluang dan penghidupan yang lebih baik. Meskipun demikian, hingga saat ini jejak keterampilan dan tradisi kerajinan emas tersebut masih dapat dijumpai di Desa Kemasan. Berdasarkan latar belakang sejarah inilah, desa ini dinamai Desa Kemasan, sebuah penamaan yang mencerminkan profesi utama masyarakatnya sekaligus menjadi simbol identitas dan bentuk penghormatan terhadap warisan budaya serta sejarah leluhur yang tetap dijaga hingga kini.
Wilayah Administratif Desa Kemasan
1. Dukuh Pekiringan
Dukuh Pekiringan merupakan bagian wilayah Desa Kemasan bagian paling Barat Selatan, Penamaan sebuah dukuh tersebut konon dikaitkan dengan kondisi geografis, Kata "Pekiringan" bisa merupakan turunan dari bahasa Jawa Kuno yang merujuk pada keadaan tanah yang kering atau kurang air, sehingga cocok dengan kondisi alam setempat. Untuk mengetahui asal-usul nama Dukuh Pekiringan didapat dari keterangan masyarakat Menjangan yang disitu juga ada dukuh Pekiringan bahwa pekiringan itu berasal dari kata kiringan atau pinggiran desa dimana pekiringan merupakan perbatasan desa Kemasan dengan menjangan dan terletak di sama-sama di pinggiran desa makanya dinamakan dukuh Pekiringan. Namun, ada yang mengatakan Pekiringan berasal dari kata "iring" yang berarti mengiringi. Dalam konteks ini dahulu kala warga Pekiringan suka mengiringi.
2. Dukuh Gending
Dukuh Gending yang terletak di Tengah tengah desa Kemasan belum diketahui secara pasti awal terbentuknya nama dukuh tersebut, namun melihat dari sudut pandang cerita warga setempat dari mulut kemulut disitu ditemukan Nama "Dukuh Gending" bisa jadi merupakan sebuah pemukiman kecil yang memiliki kaitan erat dengan kesenian gending, seperti: Adanya tradisi atau kebiasaan masyarakat setempat yang menggunakan musik atau tarian gending dalam acara tertentu. Versi lain dilihat dari sudut pandang cerita warga setempat dari mulut kemulut disitu menerangkan bahwa masyrakat gending orangnya suka berkumpul –kumpul dan berbincang bincang dalam Bahasa jawa namanya grumungan atau gendingan maka di dukuh tersebut dinamai gending. Sampai sekarang di dusun gending masih banyak msyarakat yang berkumpul-kumpul sambil bersenda gurau.
3. Kemasan Timur
Dukuh kemasan Timur /Kaum merupakan bagian wilayah Desa Kemasan bagian paling Timur desa Kemasan belum diketahui secara pasti awal terbentuknya nama dukuh tersebut, namun melihat dari sudut pandang geografis dan cerita warga setempat dari mulut kemulut disitu ditemukan Perkampungan paling Timur sendiri dan terdapatnya sebuah Masjid yang merupakan masjid satu satunya di desa Kemasan sehingga dukuh tersebut juga disebut dukuh Kaum Karena wilayah tersebut di sebut tempat Kaum.
Letak Geografis Desa Kemasan
Secara Geografis dan secara administratif Desa Kemasan merupakan salah satu dari 272 Desa di Kabupaten Pekalongan, dan memiliki luas wilayah ± 0,64 Km2 (kurang lebih nol koma enam empat kilometer persegi). Secara topografis, desa ini berada pada koordinat sekitar 6° 57′ 30″ Lintang Selatan dan 109° 37′ 20″ Bujur Timur dengan ketinggian ± 14 meter di atas permukaan laut. Desa Kemasan berada di wilayah dataran rendah dengan kontur lahan yang relatif datar, sehingga mudah diakses dari pusat kecamatan maupun wilayah sekitarnya. Lahan di Desa sebagaian besar merupakan tanah kering 100% luasnya 46,088 Ha, untuk penggunaan tanah tersebut 30,090 Ha untuk Bangunan dan halaman serta 16,002 Ha untuk kebun atau tegalan. Adapun batas wilayah Desa Kemasan. Sebelah barat berbatasan dengan Desa Wiroditan dan Desa Jajarwayang, sebelah timur berbatasan dengan Bugangan dan Surobayan, sebelah selatan berbatasan dengan Wonorejo dan Menjangan, dan sebelah utara berbatasan dengan Jajarwayang dan Bugangan.
Kepemimpinan Desa Kemasan Tujuh Periode Terakhir
- Jiun (1959-1967)
- Abdul Ghoni (1968-1977)
- Dalari (1978-1988)
- Slamet Raharjo (1988-1998)
- Marzuki Djaiz (1998-2012)
- Budiyono (2013-2019)
- Budiyono (2019-sekarang)
Budaya Desa Kemasan
Seperti desa lain pada umumnya di Desa Kemasan terdapat kebudayaan Legenonan atau Sedekah Bumi setiap bulan Legeno sebagai ungkapan rasa syukur Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat riski yang telah dilimpahkan kepada masyarakat Desa Kemasan dan berdoa supaya tahun depan di jauhkan dari bala’ dan di tambahkan Limpahan rahmat dan riski yang melimpah. Kemudian tradisi yang kedua yaitu Tradisi Nyadran. Tradisi Nyadran bertujuan untuk mengenang dan mendoakan atau Khoul para sesepuh yang sudah tiada secara bersama sama berdoa untuk mendoakan leluhur dilaksanakan setiap menjelang Bulan Ramadan. Kemudian tradisi yang lain yaitu Menitih Jambe yang diperingati setiap 17 Agustus sebagai bentuk nasionalisme warga Desa Kemasan. Kegiatan Menitih Jambe merupakan kegiatan memanjat pinang yang diletakkan seacara miring hingga membentuk sudut kurang lebih 30 derajat. Kegiatan ini dilakukan di sungai yang berada di Dukuh Kemasan Timur. Anggota dari kegiatan ini yaitu warga Desa Kemasan sendiri dimana setiap RT mengirimkan minimal tiga orang dengan kostum yang unik.
Selain itu sebagian besar masyarakat Desa Kemasan bermata pencaharian sebagai penjahit dan pedagang. Adapun olahan yang ada di Desa Kemasan seperti opak singkong dan telur asin. Namun tidak hanya itu masyarakat Desa Kemasan sendiri memiliki banyak potensi SDM di berbagai bidang.
Artikel ini dibuat sebagai identitas Desa Kemasan yang sumbernya bersifat subjektif. Atas kekurangan dan kesalahan pada penulisan artikel ini kami ucapkan mohon maaf. Kami menerima saran dan kritikan melalui tools komentar yang ada.
Kirim Komentar
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1411
Populasi
1341
Populasi
0
Populasi
2752
1411
LAKI-LAKI
1341
PEREMPUAN
0
BELUM MENGISI
2752
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
BUDIYONO
Sekretaris Desa
ANANG BAKHIYAR
Kaur Umum dan Perencanaan
DEWI AGUS TINI
Kadus III
NUR KHAKIM
Kadus I
MAKHFIROH
Kadus II
NUR WALIDEN
Kaur Keuangan
MUHAMMAD IKHTIYAR
Kasi Kesejahteraan
NUZULUL ARINI
Desa Kemasan
Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Arsip Artikel
583 Kali dibuka
APBDes Kemasan Tahun Anggaran 2025...
527 Kali dibuka
Realisasi APBDes Kemasan Tahun Anggaran 2024...
519 Kali dibuka
Kegiatan Posyandu ILP Matahari Pos I Mei 2025...
491 Kali dibuka
Tradisi Nyadran Warnai Kehidupan Religi Masyarakat Desa Kemasan...
440 Kali dibuka
Pembagian BLT Dana Desa Triwulan Januari - Maret 2025...
02 September 2026
Penyaluran Bantuan Pangan Beras Periode Juli sd September di...
23 Agustus 2026
Harga Kebutuhan di Kabupaten Pekalongan per 11 Agustus 2026...
20 Agustus 2026
Tradisi Menitih Jambe dalam Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI...
11 Agustus 2026
POMPA AIR TENAGA SURYA PERKUAT PERTANIAN PEKALONGAN...
11 Agustus 2026
Harga Kebutuhan di Kabupaten Pekalongan per 10 Agustus 2026...
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Media Sosial
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 34 |
| Kemarin | : | 156 |
| Total | : | 55.335 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.162 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Komentar yang terbit pada artikel "Sejarah dan Wilayah Administratif Desa Kemasan"